Belajar Sains dan Keterampilan Meingkatkan Nilai Barang dengan Praktik Membuat Telur Asin
Seluruh siswa kelas 6 mengikuti kegiatan praktik pembuatan telur asin yang berlangsung penuh antusiasme pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan, keterampilan, serta kerja sama dalam kelompok.
Sejak pagi, para siswa telah mempersiapkan diri dengan membawa masing-masing dua butir telur bebek dari rumah. Sebelum kegiatan dimulai, setiap kelas telah dibagi ke dalam beberapa kelompok sehingga seluruh siswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam setiap tahapan pembuatan telur asin.
Dengan didampingi oleh ustadz dan ustadzah kelas 6, para siswa berkumpul bersama kelompoknya masing-masing sambil menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Untuk mendukung kegiatan ini, pihak sekolah telah menyiapkan serbuk batu bata yang akan digunakan sebagai bahan utama dalam proses pemeraman telur asin.
Kegiatan diawali dengan membersihkan permukaan telur menggunakan spons secara hati-hati. Para siswa tampak teliti saat menggosok telur agar permukaannya bersih dan siap diproses. Setelah itu, setiap siswa memberikan tanda pada telur miliknya masing-masing agar tidak tertukar dengan telur teman yang lain.
Tahap berikutnya menjadi bagian yang paling menarik bagi para siswa. Mereka mencampurkan serbuk batu bata yang telah dihaluskan dengan air dan garam hingga membentuk adonan yang dapat digunakan untuk membungkus telur. Dengan penuh semangat, siswa bekerja sama membuat lapisan bola dari campuran batu bata dan garam yang kemudian digunakan untuk membungkus telur bebek hingga tertutup sempurna.
Gelak tawa dan keceriaan terdengar di setiap kelompok saat para siswa mencoba membentuk bola-bola pemeraman tersebut. Meski tangan mereka dipenuhi campuran batu bata dan garam, semangat belajar tidak berkurang sedikit pun. Setelah seluruh telur selesai dibungkus, bola-bola pemeraman tersebut kemudian ditata rapi di dalam baskom untuk didiamkan selama kurang lebih satu minggu hingga proses pengasinan selesai.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses pembuatan telur asin sebagai salah satu produk olahan pangan, tetapi juga memahami pentingnya ketelitian, kesabaran, serta kerja sama dalam menyelesaikan sebuah kegiatan. Pembelajaran praktik seperti ini memberikan pengalaman langsung yang membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa.
Sekolah berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan siswa mengenai pengolahan bahan pangan sederhana yang ada di lingkungan sekitar serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap proses-proses ilmiah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengalaman belajar secara langsung juga diharapkan dapat melatih keterampilan dan kemandirian siswa sebagai bekal di masa mendatang.
Pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah pendamping yang telah membimbing jalannya kegiatan, kepada orang tua dan wali siswa yang telah mendukung dan mempersiapkan kebutuhan putra-putrinya, serta kepada seluruh pihak yang turut membantu sehingga kegiatan praktik pembuatan telur asin ini dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan penuh manfaat.
Sebagai informasi, SD Al Irsyad 01 Cilacap telah membuka SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan berikut: s.id/sdalir01cilacap.