Kepala SD Al Irsyad 01 Cilacap Ikuti Pelatihan Nasional Penguatan Kepala Sekolah
Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial kepala sekolah di lingkungan Al Irsyad Al Islamiyyah, sebuah kegiatan pelatihan nasional diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 28 Mei 2025 di aula SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Kegiatan yang bertajuk Pelatihan Nasional Penguatan Kepala Sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah ini diikuti oleh para kepala sekolah dari berbagai daerah, termasuk Kepala SD Al Irsyad 01 Cilacap, Ustadz Heri Suwartoyo, S.Pd.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan manajerial dalam pengelolaan pendidikan Islam, sehingga sekolah-sekolah Al Irsyad dapat berkembang secara profesional, adaptif terhadap perubahan zaman, serta menjadi lembaga pendidikan yang unggul baik dari segi mutu akademik maupun karakter Islami. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi Al Irsyad untuk terus mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang visioner, kreatif, dan berdedikasi tinggi.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan resmi yang diisi dengan sambutan dari Ketua PC Al Irsyad Purwokerto, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua YDSF, serta Ketua Umum PP Al Irsyad Al Islamiyyah. Suasana penuh semangat dan kebersamaan sangat terasa sejak awal kegiatan dimulai. Setelah pembukaan, peserta langsung mendapatkan sesi inspiratif dari Ustadz Tsaqif Abdullah Allaun, Ketua YDSF Surabaya, yang memberikan motivasi dan refleksi penting mengenai peran pemimpin sekolah dalam membentuk arah dan budaya lembaga pendidikan Islam.
Pemateri pertama adalah Dr. Erny Roesminingsih dari KPI Surabaya, yang menyampaikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan. Beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya bertahan dalam menghadapi perubahan, tetapi juga terus tumbuh dan berkembang. Inovasi dalam pendidikan masa depan menurut beliau harus berpijak pada tiga pilar utama: pertama, pembelajaran yang holistik dan futuristik; kedua, guru sebagai pusat transformasi pendidikan; dan ketiga, pendekatan Learning 5.0 yang menekankan pada keberpihakan teknologi terhadap kemanusiaan.
Sesi berikutnya diisi oleh Coach Yuni Istikhah, M.Pd., narasumber dari KPI yang menyampaikan materi yang sangat aplikatif mengenai cara membangun organisasi sekolah impian yang mampu merespons perubahan secara cepat dan efektif. Beliau menekankan pentingnya pembentukan Tim Penggerak Budaya Agile (Gesit) dan Kolaboratif di sekolah-sekolah Islam. Menurutnya, dengan membangun budaya organisasi yang agile dan kolaboratif, sekolah akan mampu meningkatkan inovasi, efisiensi kerja, kepemimpinan yang adaptif, serta semangat komunitas profesional yang kuat.
Pelatihan selama tiga hari ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan wawasan baru, tetapi juga membangun jaringan kolaboratif antar pemimpin sekolah Al Irsyad dari berbagai daerah. Diskusi-diskusi produktif dan pertukaran pengalaman menjadi nilai tambah tersendiri yang memperkaya proses belajar selama pelatihan berlangsung.
Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah menyiapkan acara dengan baik, serta kepada para narasumber dan peserta dari berbagai daerah yang turut serta menyukseskan kegiatan ini.
Semoga setelah mengikuti pelatihan ini, SD Al Irsyad 01 Cilacap dapat menerapkan ilmu dan strategi yang diperoleh untuk meningkatkan mutu pendidikan, serta menjadikan SD Al Irsyad 01 Cilacap sebagai lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan penuh semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan zaman.