Tingkatkan Kompetensi Guru dengan Ikuti Bimtek Koding dan Kecerdasan Artifisial

Tingkatkan Kompetensi Guru dengan Ikuti Bimtek Koding dan Kecerdasan Artifisial

SD Al Irsyad 01 Cilacap turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) Tahun 2026 yang diselenggarakan bagi guru kelas V SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Cilacap Selatan serta guru kelas VI penerima BOS Kinerja Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, bertempat di Aula Korwil Kecamatan Cilacap Selatan, Jalan Pramuka Nomor 9, Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SD Al Irsyad 01 Cilacap, Ustad Heri Suwartoyo, menugaskan salah satu guru mata pelajaran Komputer untuk mengikuti rangkaian bimtek. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mempersiapkan pendidik agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial yang mulai dikenalkan dalam pembelajaran di sekolah dasar.

Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Acara kemudian dibuka dengan sambutan dari Kepala Korwil Bidik Cilacap Selatan, Bapak Sudarmono. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan mengenai pentingnya kesiapan guru dalam mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya secara tepat dalam proses pembelajaran.

Memasuki materi pertama, para peserta mendapatkan pengantar mengenai Koding dan Kecerdasan Artifisial. Materi ini memberikan gambaran dasar tentang konsep KKA serta alasan pentingnya pengenalan teknologi tersebut kepada siswa sejak jenjang sekolah dasar. Peserta diajak memahami bahwa pembelajaran KKA tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan perangkat komputer, tetapi juga dengan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan memecahkan masalah.

Materi berikutnya membahas Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan KKA dalam Kurikulum Pendidikan. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana KKA dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sehingga kegiatan belajar tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga tetap memperhatikan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa.

Setelah jeda ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai penerapan KKA dalam pembelajaran. Pada sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai aktivitas yang dapat dilakukan untuk mengenalkan konsep koding dan kecerdasan artifisial kepada siswa melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dapat dirancang secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan siswa sehingga konsep yang dipelajari lebih mudah dipahami.

Materi selanjutnya membahas berbagai aplikasi dan perangkat yang dapat digunakan dalam pembelajaran KKA, baik melalui kegiatan unplugged maupun plugged. Pembelajaran unplugged memungkinkan siswa mengenal konsep koding dan berpikir komputasional tanpa harus selalu menggunakan komputer, sedangkan pembelajaran plugged memanfaatkan perangkat digital sebagai bagian dari proses belajar. Pengenalan kedua pendekatan tersebut memberikan pilihan kepada guru untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi sekolah dan fasilitas yang tersedia.

Secara khusus, pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial dasar untuk Fase C atau kelas V dan VI SD/MI diarahkan pada pengenalan berpikir komputasional, literasi digital, serta pemahaman dasar dan etika kecerdasan artifisial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya penjelasan, diskusi, serta pengenalan berbagai contoh penerapan KKA dalam pembelajaran. Pada akhir kegiatan, peserta mendapatkan tugas yang perlu dikerjakan sebagai bagian dari penguatan materi. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai RTL (Rencana Tindak Lanjut) yang menjadi langkah berikutnya setelah mengikuti bimtek.

Keikutsertaan guru SD Al Irsyad 01 Cilacap dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Pengetahuan yang diperoleh selanjutnya dapat diterapkan dan dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, khususnya untuk siswa Fase C.

Kegiatan ini bertujuan membantu guru memahami dasar-dasar Koding dan Kecerdasan Artifisial serta cara menerapkannya dalam pembelajaran secara sederhana dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Sekolah berharap hasil dari kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap menanamkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi digital, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.

SD Al Irsyad 01 Cilacap menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia kegiatan yang telah mempersiapkan dan melaksanakan bimtek dengan baik, kepada Koordinator Wilayah Kecamatan Cilacap Selatan atas fasilitasi dan dukungannya, serta kepada seluruh guru se-Kecamatan Cilacap Selatan yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembelajaran dan memberikan manfaat bagi siswa di masing-masing sekolah.